10 Kelebihan Alpukat di Bidang Kesehatan yang Harus Anda Ketahui




Kelebihan Alpukat di Bidang Kesehatan

Kelebihan Alpukat di Bidang Kesehatan – Apokat (KBBI: Avokad), avokad, alpukat atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.

Alpukat memiliki banyak manfaat baik bagi kehidupan. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur serta berguna untuk mengobati sakit gigi dan kencing manis. Daging buahnya dapat dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar untuk pembuatan beberapa produk kecantikan. Selain itu, daging buah alpukat berguna untuk mengobati sariawan dan melembabkan kulit yang kering.

Kelebihan Alpukat di Bidang Kesehatan

1. Apakah alpukat menggemukkan?

Kandungan lemak yang tinggi, telah menyebabkan tersebarnya mitos bahwa alpukat dapat menggemukkan dan harus dihindari dalam diet. Namun, dalam sebuah studi terhadap 61 pria dan wanita yang kelebihan berat badan dan obesitas, disimpulkan bahwa asupan 200 gram alpukat per hari sebagai bagian dari diet rendah kalori, tidak menggemukan badan jika dibandingkan dengan 30 gram lemak diet campuran seperti minyak atau margarin. Mengganti alpukat tumbuk dengan mentega atau margarin dapat membantu mengurangi kalori. Selain itu, juga dapat meningkatkan asupan asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat.

Sebuah alpukat mengandung 30 gram lemak, tetapi 20 gram lemak ini adalah lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat. Lemak tak jenuh tunggal membantu mempercepat laju metabolisme basal bila dibandingkan dengan lemak jenuh.

Manfaat buah alpukat

Alpukat memiliki gizi yang padat, antara lain sumber vitamin K, vitamin C, vitamin B6, tembaga dan folat yang baik. Alpukat juga sumber serat makanan yang baik. Total kandungan serat makanan buah alpukat segar dari varietas Ettinger adalah 5,2 g / 100 g. Dari kandungan serat makanan tersebut, sekitar 75% merupakan serat tidak larut, dan serat larut sebanyak 25%. Asupan serat berbanding terbalik dengan berat badan dan lemak tubuh.

Alpukat mengandung semua sembilan asam amino esensial, meskipun tidak dalam rasio ideal, namun dapat dikatakan bahwa alpukat merupakan protein nabati yang baik. Mengganti protein hewani dengan protein nabati dapat membantu mempertahankan dan menurunkan berat badan.

Para peneliti menemukan bahwa asupan makanan serta berat badan berkurang pada tikus yang diberi makan bubur alpukat. Data yang dihasilkan dari penelitian menunjukkan adanya depresan nafsu makan di alpukat.

Dalam studi lain, rata-rata lebih dari 1 buah alpukat sehari selama tiga puluh tiga hari, dapat meningkatkan kalori harian sebesar 24 persen. Selain itu, juga meningkatkan lemak hingga 54 persen tetapi menyebabkan penurunan berat badan sekitar 1 kg atau 2,2 lbs.

2. Alpukat dan diabetes

Penelitian telah menunjukan bahwa seseorang yang mengidap diabetes, jika mengkonsumsi makanan yang sebagian besar terdiri dari alpukat atau lemak tak jenuh tunggal, memiliki manajemen glukosa darah dan trigliserida yang jauh lebih baik. Dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi makanan rendah karbohidrat dan rendah lemak.

3. Alpukat dan kesehatan kulit

Minyak sehat, ditambah kombinasi vitamin C dan E dalam alpukat membantu menjaga kulit tetap sehat, baik alpukat tersebut dimakan atau dioleskan.

Sebuah penelitian telah memberikan bukti bahwa krim vitamin B (12) yang mengandung minyak alpukat dapat mengurangi gejala psoriasis.

4. Alpukat dan kolesterol

Minyak yang ada dalam alpukat termasuk asam linoleat dan asam oleat, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Individu yang memiliki kolesterol tinggi yang diberi diet kaya alpukat selama 7 hari menunjukkan penurunan yang signifikan dalam trigliserida, kolesterol total, kolesterol LDL, serta peningkatan kolesterol HDL. Alpukat adalah sumber betasitosterol yang baik, dan penelitian telah menemukan bahwa betasitosterol dapat mengurangi kolesterol LDL.

5. Alpukat dan artritis

Asam lemak dan antioksidan dalam alpukat memberikan sifat anti-inflamasi buah yang dapat membantu menghidupkan kembali gejala osteoartritis.

Ada juga beberapa bukti bahwa ekstrak minyak alpukat dan kedelai memperlambat perkembangan osteoartritis dan mendorong perbaikan kartilago.

6. Alpukat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Alpukat adalah sumber glutathione yang baik, antioksidan kuat dan sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Alpukat membantu mencegah kanker

7. Alpukat membantu mencegah kanker

Glutathione adalah antioksidan yang ditemukan dalam alpukat dan ada bukti ilmiah bahwa glutathione dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak alpukat dapat menghambat dan membunuh sel kanker, selain itu mengkonsumsi alpukat dapat membantu melindungi tubuh dari ancaman kanker. Ekstrak alpukat juga telah terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker prostat.

8. Alpukat membantu melindungai penglihatan

Alpukat adalah sumber zeaxanthin dan lutein yang baik, yang membantu melindungi seseorang dari katarak dan degenerasi makula.

9. Alpukat membantu mengurangi kerusakan hati

Penelitian telah mengungkapkan bahwa alpukat mengandung bahan kimia ampuh yang dapat mengurangi kerusakan hati.

10. Alpukat membantu mengendalikan tekanan darah

Alpukat memiliki potasium 35% lebih banyak daripada pisang. Kalium dalam alpukat membantu mengendalikan tekanan darah dengan mengurangi efek natrium, yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Itulah beberapa manfaat atau kelebihan alpukat di bidang kesehatan yang baik untuk tubuh manusia. Mengonsumsi buah alpukat dengan tidak berlebih memberikan efek baik bagi luar dan dalam tubuh kita. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Be Healthy !!

loading...
Silahkan Bagikan:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.