Gerakan Senam Aerobik untuk Pemula agar Terhindar dari Cidera

Senam Aerobik Untuk Pemula

Senam Aerobik – Semua orang pasti mendambakan bentuk tubuh yang ideal dan fisik yang sehat, khususnya para wanita. Salah satu cara untuk mendapatkan keduanya adalah dengan melakukan senam aerobik. Sudah banyak yang membuktikan jika senam ini mampu menurunkan berat badan dengan cepat dan juga mempertahankan bentuk tubuh agar tetap ideal. Bagi Anda yang belum pernah melakukan senam ini sama sekali, sebaiknya pelajari dulu dasar-dasar senam aerobik untuk pemula agar terhindar dari cedera.

Dilihat dari sejarahnya, gerakan aerobik mulai diperkenalkan pada tahun 1960-an oleh Dr. Kenneth Cooper dan terus berkembang hingga menjadi senam aerobik yang kita kenal sekarang ini. Pada awalnya, aerobik merupakan gerakan high impac artinya gerakan tersebut menekan beberapa anggota tubuh untuk bergerak kencang seperti lutut, pergelangan kaki, tumit dan pinggul. Sehingga banyak pesenam yang mengalami cedera.

Aerobic Dance

Seiring perkembangan zaman, para pakar senam membuat gerakan aerobik yang lebih aman tapi tetap memberikan hasil yang maksimal pada bentuk tubuh. Selain menyehatkan, senam ini juga menyenangkan karena mengikuti irama musik yang semangat, tidak heran jika senam aerobik sangat diminati banyak orang hingga saat ini.

 

Senam Aerobik untuk Pemula

Senam aerobik untuk pemula pada dasarnya sama dengan dengan aerobik untuk profesional. Terdapat 3 tahapan dalam melakukan senam yaitu Pemanasan, gerakan inti dan ditutup dengan pendinginan. Untuk lebih jelasnya simak ulasan Tips Kebugaran di bawah ini.

 

Senam Aerobik Pemanasan

Sebelum melakukan gerakan senam sebaiknya Anda melakukan pemanasan terlebih dahulu agar tidak kram. Gerakan pemanasannya sederhana saja, seperti mengangkat tangan ke atas, ke depan, ke samping dan kebawah.

Kemudian, menggerakan kaki dengan cara ditekuk, lari-lari kecil, scoat jump, lompat satu kaki ke depan dan ke belakang, menekuk lutut dan meregangkan paha.

 

Senam Aerobik Terbaru

Senam aerobik sekarang ini terbagi menjadi beberapa macam jenis, yaitu :

1. Low Impact Aerobic

Pada latihan aerobik ini, gerakan yang dilakukan masih terbilang ringan dan tidak terlalu kencang seperti gerakan jongkok kemudian berdiri tegak dan sebaliknya. Walaupun ringan, sebaiknya gerakan ini tetap dilakukan di atas matras.

2. High Impact Aerobic

Senam aerobik ini melakukan gerakan yang cukup kencang dan kuat seperti jogging atau lari di tempat, meloncat, lari, dan lainnya. Walaupun gerakan ini sangat menguras tenaga tapi terbukti ampuh bisa membakar lemak tubuh dengan cepat . Biasanya high impact aerobic menjadi pilihan utama bagi yang ingin menurunkan berat badan dalam waktu singkat, bahkan senam ini juga sering disebut senam untuk menurunkan berat badan.

3. Aerobic Dance

Gerakan aerobik ini merupakan kombinasi antara senam dengan tarian. Anda bisa menggabungkan berbagai macam tarian dengan gerakan senam aerobik seperti kpop dance, hiphop, bahkan juga bisa digabungkan dengan sedikit gerakan bela diri seperti meninju, tendang, menangkis dan lainnya.

4. Aerobic with Tools

Supaya lebih maksimal hasilnya, biasanya senam aerobik juga dilengkapi dengan tools atau peralatan seperti kursi, meja, tali skipping, bola keseimbangan dan lainnya. Beberapa gerakan yang menggunakan alat seperti sit up di atas bola penyeimbang, naik ke atas bangku lalu turun lagi sambil melompat, dan lainnya.

5. Rockrobic

Gerakan senam ini berupa gerakan yang kencang dan energik. Musik yang diputar biasanya yang memiliki nada-nada tinggi seperti music rock. Pada senam ini, seluruh tubuh dari kepala sampai ujung kaki ikut bergerak.

6. Aerobic Sport

Senam ini merupakan perpaduan antara gerakan yang kuat dengan gerakan yang ringan namun tetap mengikuti irama musik.

 

Senam Aerobik Pendinginan

Untuk pendinginan biasanya dilakukan dengan olah pernafasan terlebih dahulu sambil menggerakan tangan dan kaki ke kanan dan kekiri secara perlahan. Kemudian lakukan gerakan di bawah ini :

  1. Ambil posisi berdiri tegak dengan kedua kaki sejajar dengan bahu kemudian tekuk lutut hingga lurus 90 derajat, lalu kembali lagi ke posisi awal.
  2. Ambil posisi duduk, kemudian luruskan kedua kaki ke depan. Tundukan kepala sampai mencium lutut dan hitung sampai 5 lalu kembali lagi ke posisi awal.
  3. Sekarang posisikan tubuh Anda seperti push up, kemudian tekuk lutut ke arah dada secara bersamaan lalu lompat sambil melebarkan kedua tangan.
  4. Lari-lari kecil, kemudian pelankan ritme lari. Lebarkan kedua kaki lalu tekuk kaki kiri dan hitung sampai 10, kemudian ganti kaki kanan yang ditekuk dan hitung kembali.

Senam aerobik untuk pemula memang harus dilakukan secara bertahap, jika nantinya Anda sudah mahir baru lah melakukan gerakan yang lebih kencang lagi. Dengan rutin melakukan senam aerobik minimal 3 kali dalam seminggu, stamina tubuh Anda tetap terjaga dan pikiran menjadi lebih fresh. Selamat mencoba. Be Healthy !!

Baca Juga

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*