Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria Melalui Pola Hidup Sehat

Kesehatan Reproduksi Pria

Kesehatan Reproduksi Pria – Jika berbicara masalah reproduksi berarti membahas sesuatu yang sangat vital, karena berkaitan dengan hubungan suami istri, hubungan keluarga dan bahkan hubungan dengan lingkungan. Coba bayangkan apabila organ “reproduksi” tidak berfungsi dengan normal dengan tidak bisa memberikan keturunan, kehancuran rumah tangga sudah diambang mata. Kesehatan reproduksi pria sebenarnya tidak hanya di pengaruhi oleh makanan tapi juga gaya hidup.

Sering kali kita menganggap remeh hal-hal kecil yang mungkin bisa menggangu tingkat kesuburan dari alat reproduksi pria, berkurangnya jumlah sperma,bahkan sampai mengganggu syaraf di sekitar organ vital. Pola hidup di jaman modern ini yang identik dengan penggunaan teknologi seperti alat elektronik,ponsel dan lain sebagainya ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan organ reproduksi pria.

 

Pola Hidup Yang Berpengaruh Terhadap Kesehatan Reproduksi Pria

Beberapa pola atau gaya hidup saat ini yang secara langsung tidak anda sadari dapat mengganggu kesehatan dan vitalitas pria, akan kami babarkan sebentar lagi. Tapi sebelum membaca ulasan yang akan Tips Kebugaran sampaikan, berfikirlah bijak dan cerna baik-baik info yang anda dapat dalam artikel ini.

 

1. Merokok dan minuman beralkohol

Pada dasar nya anda pasti sudah mengetahui efek buruk dari merokok dan minum-minuman beralkohol, bagi kesehatan khususnya untuk kesuburan pria. Rokok dapat merusak kualitas dan kuantitas sperma, maka nya pada iklan rokok dan bungkus nya terdapat peringatan “rokok dapat menyebabkan kemandulan atau impoten”. Nah, supaya tingkat kesuburan kembali normal caranya cukup mudah, anda hanya berhenti merokok dan minum-minuman beralkohol.

 

2. Mandi Air Panas

Jika anda hobi mandi air panas di bathup atau pun sauna, sebaiknya hobi anda itu dikurangi. Karena panas yang dipancarkan dari kedua nya dapat merusak kualitas sperma. Kalau pun ingin mandi air panas sebaik nya tidak usah berendam terlalu lama.

 

3. Celana Dalam Ketat

Pemakaian celana dalam yang ketat akan menimbulkan rasa kurang nyaman pada organ vital, selain itu dapat mengganggu testikel untuk mengatur suhu nya. Untuk menjaga kesehatan reproduksi pria sebaiknya menggunakan celana boxer sebagai dalamannya, atau celana yang longgar.

 

4. Pengaruh Stress

Dalam keadaan stress sebagian fungsi tubuh pada manusia akan terganggu, Hal ini menyebabkan produksi hormon tidak stabil yang akhirnya menimbulkan efek domino pada gairah atau libido dan kesuburan pria.

 

Masalah Kesehatan Reproduksi Pria

Berikut ini beberapa masalah kesehatan pada alat reproduksi pria yang harus diketahui:

 

1. Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi atau impotensi ialah tidak sanggup nya alat vital untuk berereksi atau mempertahankan ereksi dalam melalukan hubungan seksual, hal ini disebabkan karena terjadi sumbatan pada pembuluh darah. Impotensi bisa disebabkan oleh penyakit yang diderita nya atau pengaruh psikologis seperti stress atau depresi.

 

2. Infertilitas

Infertilitas ialah ketidak mampuan seorang pria untuk melakukan reproduksi. Gangguan kesehatan ini umumnya terjadi di bagian testis, masalah hormon, gangguan genetik bahkan dari pola hidup yang tidak sehat.

 

3. Priapisme

Priapisme merupakan kebalikan dari disfungsi ereksi, karena pada kasus ini terjadi ereksi yang terus menerus dan menyakitkan, lamanya ereksi bisa mencapai 4 jam padahal tidak ada nya rangsangan seksual sama sekali. Jika kondisi seperti ini dibiarkan bisa menyebabkan disfungsi ereksi permanen.

 

4. Epididimitis

Epididimitis ialah pembengkakan pada jaringan epididimis yang menghubungkan testis dengan vas deferens (gudang penyimpanan sperma matang). Penyakit ini lebih banyak dijumpai pada laki-laki usia muda antara 19 – 35 tahun. Penyebab penyakit ini biasa nya akibat infeksi bakteri maupun dari penyakit seksual. Gejala epididimitis seperti darah pada air mani, terasa sakit di bagian bawah perut dan adanya benjolan di sekitar testis, dan yang paling sering rasa nyeri atau sakit saat buang air kecil.

Untuk mencegah terjadinya komplikasi epididimitis adalah dengan melakukan pola hidup sehat, salah satu nya dengan melakukan seks yang aman, seperti menggunakan kondom, melakukan hubungan seksual dengan pasangan sendiri dan satu yang tidak boleh ditinggalkan, ganti tiap hari celana dalam dan cuci yang bersih.

 

Itulah ulasan lengkap mengenai kesehatan reproduksi pria yang mesti Anda ketahui khususnya bagi kaum Adam. Kebiasaan buruk dan kurangnya menjaga kebersihan diri merupakan suatu hal yang sangat berdampak buruk bagi kesehatan alat reproduksi Anda. Semoga dengan artikel ini, Anda dapat memperkaya wawasan tentang alat reproduksi dan istilah penyakitnya.  Be Healthy !!

Baca Juga



Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*