Bahaya Tidur Dalam Keadaan Emosi

  Pada saat seseorang dilanda perasaan emosi dan marah, sebaiknya usahakan untuk bisa menenangkan diri dan sebaiknya jangan langsung tidur. Beberapa orang memang terkadang memutuskan untuk tidur ketika dia dalam kondisi yang marah dan kecewa. Hal ini dilakukan karena akan membuatnya merasa lebih baik dan bahagia ketika terbangun. Namun hanya saja, bahaya  tidur dalam keadaan emosi ternyata dapat membuat kemampuan mengingatnya menjadi berkurang, mudah menjadi lupa dan bahkan yang terburuk adalah dapat membuat kemampuan berpikirnya menjadi menurun.

Menurut para ilmuan menyebutkan bahwa, bahaya tidur dalam keadaan emosi ini membuat otak masih dipenuhi dengan berbagai kenangan buruk. Hal ini akan dapat membuat sel-sel pada otak menjadi tidak bekerja dengan baik. Tidak hanya sampai disitu saja, hal ini juga memungkinkan otak menjadi lebih mudah terganggu dan membuat kemampuan mengingat dan berpikirnya menjadi menurun dengan mudah.

 

Pendapat ahli mengenai bahaya  tidur dalam keadaan emosi

Menurut para peneliti dari Beijing – China mengungkapkan bahwa, berbagai kenangan negatif atau pun kenangan buruk yang terbawa tidur akan menjadi suatu pengaruh buruk bagi kesehatan khususnya pada kesehatan otak. Ketika seseorang sedang merasa marah dan kecewa sementara ia memilih untuk tidur. Hal ini akan dapat membuat tubuhnya menjadi sangat mudah merasa stres  dan bahkan teringat secara terus-menerus  akan kenangan buruk tersebut. Nah apabila hal  ini terjadi secara terus menerus, maka kenangan ini akan dapat membuat memori dalam otak menjadi tidak dapat tersimpan dengan baik. Tidak hanya itu saja, bahaya  tidur dalam keadaan emosi juga sangat memungkinkan otak mengalami risiko akan alzheimer lebih cepat dan lebih muda dari usia yang seharusnya.

Menurut Dr Yunzhe Liu yang merupakan seorang peneliti dari Normal University mengatakan bahwa jika seseorang membawa kenangan buruk dalam tidurnya. Hal ini memiliki risiko rentan membuatnya menjadi merasa stres, depresi dan bahkan berlarut – larut dalam kesedihan. Tidak hanya sampai disitu saja, hal  ini juga akan dapat membuat kenangan buruk tersebut menjadi tersimpan lebih kuat dalam otaknya. Sementara kenangan buruk tersebut tersimpan kuat dalam otak, berbagai kenangan bahagian akan sedikit demi sedikit menjadi tergeser akan posisinya. Hal inilah yang menjadi salah satu pengaruh besar terhadap emosi dan psikologis seseorang.

 

Saran ahli mengenai bahaya  tidur dalam keadaan emosi

Mengingat akan berbagai macam bahaya tidur dalam keadaan emosi, para ahli juga menyarankan untuk tidur dalam emosi yang sudah tenang saja. Tidak hanya itu saja, para ahli juga menyarankan agar seseorang tidur pada saat amarahnya sudah mulai reda. Selain karena dapat membuat kualitas tidurnya menjadi lebih baik, tidur pada emosi yang tenang juga akan memungkinkan seseorang selalu memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik lagi.

Baca Juga : Rutinitas Sederhana Yang Baik Dilakukan Saat Pagi Hari

 

Begitulah ulasan dari Tips Kebugaran mengenai bahaya tidur dalam keadaan emosi. Ciptakan tidur yang sehat, agar efek yang didapatkan saat bangun membuat anda siap untuk beraktifitas seharian. Selamat beristirahat. Be Healthy !!

Baca Juga

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*