Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat dengan Cara yang Salah

Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat

  Bahaya Menghilangkan Tahi LalatTahi lalat ketika muncul pada area yang  mudah terlihat, mungkin terasa sangat mengganggu penampilan, sehingga tidak jarang orang mencoba untuk menghilangkanya dengan berbagai metode dan cara. Padahal tumbuhnya tahi lalat merupakan hal yang alami dan hampir dimiliki sebagian besar orang pada umumnya, Apalagi jika tahi lalat tidak menimbulkan rasa gatal atau rasa nyeri sama sekali, tentu tidak perlu adanya kekhawatiran berlebih.

Pada umumnya munculnya tahi lalat pada kulit tidak dapat menimbulkan bahaya sama sekali, tapi pada beberapa orang dengan kasus tertentu memiliki benjolan yang agak mirip dengan tahi lalat dan setelah diperiksa nyatanya adalah tumor yang bisa menjadi bahaya. Tahi lalat yang seperti inilah yang boleh dihilangkan sebab berpotensi memberi dampak buruk kedepannya.

 

Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat Dengan Cara yang Salah

Menghilangkan tahi lalat tentu tidak dapat dilakukan begitu saja, sebab apabila tetap dilakukan secara sembarangan maka resiko munculnya masalah kulit yang lebih besar sangat mungkin terjadi akibat dari cara yang salah ketika menghilangkan tahi lalat. Berikut penjelasan mengenai bahaya menghilangkan tahi lalat dengan cara yang salah.

 

1. Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat dengan Kapur Sirih dan Sabun Colek

Kapur Sirih dan Sabun Colek - Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat

Kabar yang sangat sering terdengar adalah menghilangkan tahi lalat dengan menggunakan kapur sirih yang dicampur dengan sabun colek. Perlu anda tahu bahwa jika anda ingin menghilangkan tahi lalat tidak disarankan menggunakan cara ini sebab cara ini sama sekali bukan cara yang aman. Tahukah anda kalau mencampur sabun colek dengan kapur sirih, dapat membentuk larutan yang sangat keras dan panas pada kulit. Resiko yang dapat terjadi ketika menghilangkan tahi lalat dengan cara ini yaitu kerusakan pada jaringan kulit karena panas yang dihasilkan oleh campuran kedua larutan. Bukan hanya rasa panas yang bisa ditimbulkan oleh campuran antara sabun colek dengan kapur sirih, namun bahaya lainya yang dapat terjadi yaitu campuran ini dapat membuat tahi lalat menjadi meradang, kemudian dapat memicu tahi lalat tumbuh hingga menjadi lebih besar.

Sangat disayangkan, apalagi tahi lalat telah meradang,  walaupun hanya terkena sedikit gangguan, maka bakteri dapat menimbulkan nanah akibat infeksi. Sementara mengatasi dan merawat kulit infeksi bukanlah perkara yang mudah.  Potensi bahaya yang dapat ditimbulkan dari penggunaan cara ini tentu tidak dapat dianggap sepele, Bahkan sangat beresiko, sehingga ada baiknya untuk menghindari cara ini ketika ingin menghilangkan tahi lalat. Namun sebaiknya syukuri saja tahi lalat yang ada sebab itu merupakan pemberian tuhan pada tubuh anda.

 

2. Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat dengan Bawang Putih

Bawang Putih- Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat

Bawang putih juga sering digunakan untuk menghilangkan tahi lalat. Namun penggunaan bawang putih dalam hal ini juga tidak dapat dibenarkan. Walaupun bawang putih merupakan bahan alami yang memiliki banyak manfaat, namun dalam usaha untuk menghilangkan tahi lalat sangat tidak aman.

Ketika tetap menggunakan bawang putih sebagai bahan untuk menghilangkan tahi lalat maka potensi bahaya yang dapat timbul tidak jauh berbeda dengan bahaya yang diakibatkan campuran sabun colek dan kapur sirih, keduan sama sama menimbulkan rasa panas pada kulit. Selain rasa panas pada kulit yang timbul, masalah lain yang dikhawatirkan terjadi yakni efek terbakar yang sangat menyakitkan. Kemudian area kulit tahi lalat akan menjadi melepuh hingga mengeluarkan darah.

Tidak hanya sampai disitu, efek selanjutnya yaitu tahi lalat akan membesar sampai sampai terlihat mirip koreng. Sungguh sangat disayangkan apabila hal ini anda alami. Untuk itu jangan sekali kali mencoba menghilangkan tahi lalat.

 

3. Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat dengan Getah Kamboja

Getah Kamboja - Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat

Selain dua cara berbahaya diatas, ada lagi satu tips yang biasa dilakukan orang dalam menghilangkan tahi lalat yakni menggunakan getah kamboja. Penting untuk anda ketahui bahwasanya getah pohon kamboja dapat berubah menjadi sangat korosif pada kulit, terutama pada kulit wajah yang sensitif. Tersentuh sedikit saja maka dapat menimbulkan kerusakan jaringan kulit, serta menimbulkan efek luka bakar.

Tentu sangat mengerikan jika membayangkan cara ini digunakan untuk menghilangkan tahi lalat. Ada baiknya untuk menghindari cara ini sebelum beberapa dampak buruk terjadi pada kulit anda.

 

Apabila sudah tidak ada alasan lain lagi untuk mebiarkan tahi lalat, maka cara yang paling baik untuk dilakukan yaitu dengan konsultasi ke dokter yang ahli, seperti dokter kecantikan atau dokter ahli kulit. Namun, tentu anda akan berkorban biaya yang cukup besar bila anda ingin menghilangkan tahi lalat di klinik kecantikan.

Baca Juga : Penanganan Pertama Pada Luka Bakar

Tahi lalat sebenarnya tidak perlu diganggu apabila tidak menimbulkan gejala yang menyakitkan atau memberi gatal yang parah.  Namun lain halnya dengan jenis tahi lalat yang ganar, tentu sebaiknya diangkat saja. Pengankatan tahi lalat umunya dilakukan oleh dokter kulit maupun kecantikan dengan menggunakan metode operasi, baik operasi kecil atau dengan menggunakan laser khusus. Sebab yang melakukan ahli dibidangnya maka tentu tidak perlu terlalu khawatir akan bahaya yang mungkin terjadi.

Namun Resiko efek samping ketika menghilangkan tahi lalat akan selalu ada walaupun dilakukan di dokter sekalipun. Apabila tahi lalat tidak begitu menyakitkan, atau hanya mengganggu penampilan saja, sebaiknya tidak perlu dihilangkan. Anda hanya perlu mensyukurinya sebab semua kekurangan sudah mutlak merupakan rencana dari sang pencipta.

Bagaimana? masih ingin menghilangkan tahi lalat yang ada pada diri anda. Semoga dengan artikel dari Tips Kebugaran kali ini, anda dapat mengerti dari bahaya menghilangkan tahi lalat serta dampak yang akan diberikannya. Semoga bermanfaat. Be Healthy !!

Baca Juga



Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*