Akibat Stres Berlebihan Dapat Memicu Kenaikan Berat Badan

Akibat stres berlebihan

Akibat stres berlebihan dapat memicu kenaikan berat badan? Benarkah pernyataan tersebut. Memiliki perasaan stres dan khawatir memang bisa dialami oleh siapa saja. Stres itu sendiri juga menjadi salah satu perasaan yang dapat disebabkan oleh banyak hal. Salah satu hal yang dapat menyebabkan stres itu sendiri adalah  karena berat badan menjadi  naik dan bentuk tubuh terlihat lebih gemuk. Hal ini memang terdengar kurang masuk akal. Namun perlu kamu ketahui, bahwa hal ini dapat dipastikan dengan kamu pernah merasakan berat badan yang mulai bertambah akibat stres yang berkepanjangan.

Memang akibat stres menjadi salah satu pemicu kenaikan berat badan. Pada saat kita mengetahui bahwa kenyataan berat badan sudah mulai bertambah, terkadang tidak jarang hal ini akan dapat membuat tubuh kita merasa stres, khawatir, dan pasti akan melakukan berbagai cara untuk diet terbaik untuk menurunkan berat badan. Namun sayangnya, walaupun sudah melakukan berbagai cara diet ketat dengan mengurangi porsi makan yang ketat pula, terkadang berat badan juga tidak kunjung turun. Justru hal ini membuat berat badan kamu tetap gemuk atau bahkan menjadi lebih gemuk.

 

Akibat Stres Menurut Para Ahli

Nah jika kamu memang menginginkan untuk menurunkan berat badan dan membuat tubuh kamu tidak semakin gemuk, sebaiknya usahakan agar kamu tidak  terlalu sters. Munculnya perasaan stres memicu kenaikan berat badan. Menurut para peneliti di  Standford University menyebutkan bahwa, akibat stres dapat memicu terjadinya perubahan hormon dalam tubuh yaitu hormon Adamts1. Hormon yang satu ini merupakan salah satu hormon pemicu pertambahan berat badan dan pembentuk lemak dalam tubuh.

Pada saat hormon yang satu ini berubah dan berkembang menjadi lebih banyak, maka hal ini sangat memungkinkan tubuh kamu mengalami kenaikan berat badan. Tidak  hanya sampai disitu saja, akibat stres yang berkepanjangan juga memungkinkan sulit untuk menurunkan berata badan kembali.

Menurut Dr Brian Feldman dari Stanford University mengatakan bahwa “mereka menemukan bahwa keadaan stres memicu kenaikan berat badan. Selain itu stres juga dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan dan kurangnya keseimbangan hormon dalam tubuh. Akibat stres juga menjadi salah satu hal yang mendorong terbentuknya beberapa sel-sel lemak dalam tubuh dan sel berbahaya lainnya.”

Selama ini, kebanyakan orang yang sedang stres malah memilih untuk memuaskan nafsu makannya agar perasaan tersebut dapat segera hilang. Namun nyatanya, Pada saat seseorang makan lebih banyak sementara hormon tubuhnya tidak bekerja dengan baik dan optimal, inilah yang mendorong seseorang memiliki tubuh lebih gemuk.

 

Jadi, ketika kita ingin menurunkan berat badan dan tidak ingin berat badan menjadi semakin gemuk, disarankan agar senantiasa tenang dan nyaman. Jangan sampai tubuh kita dilanda akibat stres yang berlebihan. Jadi mulai sekarang jika kamu ingin berat badanmu ideal, hindarilah stres. Semoga bermanfaat. Be Healthy !!

Baca Juga

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*